Apakah arti nama Subud?
SUBUD merupakan singkatan dari kata-kata SUsila BUdhi Dharma.
SUSILA berarti budi pekerti manusia yang baik sejalan dengan kehendak Tuhan Yang Maha Esa.
BUDHI berarti daya kekuatan diri pribadi yang ada pada diri manusia
DHARMA berarti penyerahan, ketawakalan dan keikhlasan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Ini menjadi lambang diri manusia yang memiliki rasa diri yang tenang dan jernih, dan yang mampu menerima kontak dari daya hidup yang maha besar dan suci.
Subud itu berasal dari mana?
Subud didirikan oleh almarhum Bapak R. M. Muhammad Subuh Sumohadiwidjojo. Beliau dilahirkan dari seorang ibu yang pada masa kecilnya tinggal di Kecamatan Juangi, Telawah, Surakarta dan merupakan keturunan dari Kadilangu, Demak.
Bapak Muhammad Subuh dilahirkan di Kedungjati, Semarang pada hari Sabtu Wage tanggal 3 Maulud tahun Dal 1831 atau tanggal 22 Juni 1901 jam 05.00 pagi.
Pada waktu usia mudanya, Bapak Muhammad Subuh sempat memperoleh didikan agama Islam dari Kiai Abdurachman dan taat menjalankan ibadah agama Islam sebagaimana lazimnya seorang muslim. Sewaktu beliau sudah pindah dan bekerja di Balai Kota Semarang, pada usia 24 tahun, beliau menerima Latihan Kejiwaan.
Di mana tempat tinggal Bapak sekarang?
Bapak wafat di Indonesia pada tahun 1987, dalam umur 86 tahun.
Apakah tujuan latihan kejiwaan Subud?
Pertanyaan ini dijawab di lain tempat pada situs Web ini, namun secara umum dapat dikatakan bahwa tujuan utama latihan kejiwaan Subud adalah memberdayakan kita, dengan menyerah kepada Kekuasaan Tuhan serta mengikuti petunjuk-Nya, agar lambat laun dapat mencapai keadaan kodrati kita yang sebenarnya sebagai manusia sempurna, atau insan kamil.
Siapa saja yang diterima masuk Subud?
Bagi para peminat yang ingin menjadi anggota Subud harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Umur telah mencapai 17 tahun.
2. Berkondisi mental normal atau tidak sedang menderita sakit ingatan
3. Bagi seorang istri yang suaminya belum anggota harus mendapatkan izin tertulis dari suaminya.
4. Para wanita yang belum menikah dan masih menjadi tanggungan orang tuanya (walinya) harus memperoleh izin tertulis dari orangtua atau walinya itu.
Apakah anggota Subud harus membayar untuk menerima latihan kejiwaan Subud?
Tidak dipungut bayaran untuk diterima sebagai anggota Subud. Namun, diharap maklum karena organisasi Subud harus memikul berbagai ongkos. Oleh karena itu, diminta sumbangan sukarela dari para anggota, sesuai dengan kemampuannya, untuk, misalnya, menutup pengeluaran untuk komunikasi antar anggota dan untuk menyewa atau membeli tempat latihan.
Apa saja kebutuhan Persaudaraan Subud itu sebagai organisasi?
Di berbagai komunitas di seluruh dunia terdapat sebanyak 385 grup Subud. Komite-komite setempat mengusahakan sarana latihan. Di sebagian besar negeri tempat Subud berakar ada organisasi nasional yang mengadakan kongres berkala agar para anggota dapat baik bersilatulrahmi maupun berbakti bersama kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semua organisasi nasional mengambil bagian dalam Asosiasi Subud Sedunia (World Subud Association, WSA) dan memilih direktur dan pejabatnya. WSA mensponsori kongres internasional yang diselenggarakan tiap empat tahun sekali. Pada tahun 1997 kongres tersebut diadakan di kota Spokane, Washington, Amerika Serikat. Kongres-kongres sebelumnya diadakan di Kolombia, Australia, Inggris, Kanada, Jerman, Indonesia, Jepang, dan Amerika Serikat.
Bagaimana saya dapat memperoleh informasi lebih banyak?
Anda bisa memilih antara
1. Membaca seluruh informasi pada situs Web ini dan kemudian berusaha menghubungi kontak person terdekat melalui halaman Kontak kami di situs web ini atau klik disini
2.atau mengirim surat kepada:
Pengurus Nasional PPK Subud Indonesia
Wisma Subud,
Jln R.S. Fatmawati no. 52
Cilandak, Jakarta Selatan
IIndonesia - 12430
Tel/Fax: (+62) (21) 7501423
email: sekretariat@subud.or.id